Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya pemberdayaan generasi muda melalui pelatihan keterampilan yang berorientasi pada dunia usaha. Salah satu program yang digelar tahun ini adalah Pelatihan Kewirausahaan Barbershop bagi Pemuda Tahun 2026 yang berlangsung di Aula KNPI Kalimantan Tengah, Rabu (24/6/2026). Pelatihan tersebut dirancang tidak hanya untuk mengasah kemampuan peserta dalam teknik potong rambut, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pengelolaan usaha, strategi pemasaran, hingga peluang memperoleh akses pembiayaan usaha.
Sekretaris Dispora Kalimantan Tengah, Syahrani, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia untuk mencetak generasi muda yang mandiri dan berdaya saing. Menurutnya, pembangunan daerah memerlukan keterlibatan pemuda yang kreatif, inovatif, dan memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman serta tantangan ekonomi yang terus berubah. “Pelatihan ini menjadi salah satu langkah untuk menyiapkan pemuda Kalimantan Tengah agar mampu mengambil peluang usaha dan berkontribusi dalam pembangunan daerah menuju Indonesia Emas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengembangan kapasitas pemuda tidak cukup hanya melalui pendidikan formal semata, tetapi juga membutuhkan pembinaan berkelanjutan, pendampingan usaha, penguatan jejaring kemitraan, hingga kemudahan akses terhadap permodalan. Syahrani menilai generasi muda merupakan aset strategis yang harus dipersiapkan menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, serta memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat.
Selama pelatihan berlangsung, peserta menerima berbagai materi mulai dari dasar-dasar kewirausahaan, motivasi bisnis, manajemen usaha, hingga praktik langsung teknik pelayanan dan pemangkasan rambut profesional. Untuk memperkaya wawasan peserta, Dispora Kalteng menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi dan sektor usaha, di antaranya perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah, Bank Kalteng, Densus 88, serta praktisi barbershop lokal, Muhammad Andi.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap lahir lebih banyak pengusaha muda baru yang mampu mengembangkan usaha secara mandiri sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat di sekitarnya. Dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan, peserta diharapkan tidak lagi hanya berorientasi menjadi pencari kerja, melainkan dapat tumbuh menjadi pelaku usaha yang berkontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah.(red)
