PALANGKA RAYA, KALTENGTIMES.CO.ID – DPRD Kota Palangka Raya melakukan kaji banding ke Banjarmasin guna mempelajari sistem pengelolaan sampah yang dinilai berhasil diterapkan di daerah tersebut.
Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan inovasi dalam pengelolaan sampah di daerah.
“Kami ingin melihat langsung bagaimana sistem pengelolaan sampah di sana untuk bisa menjadi bahan pengembangan di Palangka Raya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengelolaan sampah di Banjarmasin melibatkan partisipasi aktif masyarakat, termasuk melalui penyediaan depo sampah di berbagai titik serta kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah.
“Kesadaran masyarakat di sana sudah cukup baik, terutama dalam memilah sampah organik dan anorganik,” katanya.
Menurutnya, pendekatan tersebut dinilai efektif dalam memudahkan proses pengelolaan sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan.
Sementara itu, di Palangka Raya sendiri, sistem pengelolaan sampah dinilai telah berjalan cukup baik dengan dukungan lebih dari 20 depo sampah yang tersedia.
Namun demikian, DPRD menilai masih diperlukan penguatan inovasi dan peningkatan partisipasi masyarakat agar pengelolaan sampah bisa lebih optimal.
“Melalui kaji banding ini, kami berharap ada inovasi baru yang bisa diterapkan untuk meningkatkan pengelolaan sampah di Palangka Raya,” tegasnya.
DPRD pun menegaskan komitmen untuk terus mendorong pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.(Red)




