PALANGKA RAYA, KALTENGTIMES.CO.ID – Pelaksanaan Pasar Ramadan di Kota Palangka Raya mendapat dukungan dari DPRD setempat. Namun, aspek kebersihan menjadi perhatian utama agar kegiatan tersebut tetap nyaman dan aman bagi masyarakat.
Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menilai keberadaan Pasar Ramadan setiap tahun memang memberi dampak positif terhadap aktivitas ekonomi, terutama bagi para pedagang musiman dan pelaku usaha kecil. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan lingkungan selama kegiatan berlangsung.
“Pasar Ramadan biasanya dipadati pengunjung, terutama menjelang waktu berbuka. Karena itu, kebersihan harus benar-benar dijaga agar tidak menimbulkan masalah,” ujarnya.
Ia menegaskan, kondisi pasar yang kotor atau tidak higienis berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan pengawasan dari instansi terkait serta penyediaan fasilitas pendukung seperti tempat sampah yang memadai.
Selain itu, para pedagang juga diimbau untuk memperhatikan standar kebersihan dalam mengolah dan menyajikan makanan kepada konsumen. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kualitas produk sekaligus melindungi kesehatan pembeli.
“Pedagang harus memastikan makanan yang dijual tetap higienis, mulai dari bahan, peralatan, hingga penyajian,” katanya.
Ia juga mendorong adanya kerja sama antara pemerintah daerah, pengelola, dan pedagang agar Pasar Ramadan dapat berlangsung tertib, bersih, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung.
DPRD berharap, dengan pengelolaan yang baik, Pasar Ramadan tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga tetap menjaga standar kebersihan dan kesehatan lingkungan selama bulan suci.(red)




