PALANGKA RAYA, kaltengtimes.co.id – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan, mendorong generasi muda agar terlibat aktif dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, salah satunya melalui budidaya cabai keriting di lingkungan rumah.
Menurutnya, pemanfaatan lahan kosong atau pekarangan untuk menanam cabai dapat menjadi langkah sederhana namun berdampak besar, terutama dalam menjaga stabilitas harga komoditas tersebut.
“Kami mengajak generasi muda ikut andil menjaga stabilitas harga cabai dengan memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan rumah untuk menanam cabai keriting,” ujarnya di Palangka Raya, Senin.
Ia menjelaskan, harga cabai kerap mengalami fluktuasi, terutama saat hari besar keagamaan atau ketika pasokan terbatas. Kondisi ini, kata dia, dapat diantisipasi dengan memperkuat produksi lokal.
“Kalau produksi lokal meningkat, lonjakan harga bisa ditekan dan ketergantungan pada pasokan luar daerah dapat dikurangi,” katanya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menilai, gerakan menanam cabai tidak hanya berdampak pada pengendalian harga, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Menanam cabai keriting bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga. Jika dikelola dengan serius, hasilnya cukup menjanjikan,” tambahnya.
Yudhi menekankan, peran generasi muda sangat strategis dalam mengembangkan pertanian skala rumah tangga, terutama di kawasan perkotaan yang masih memiliki potensi lahan pekarangan.
“Langkah sederhana seperti menanam cabai di rumah bisa memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan dan ekonomi keluarga,” jelasnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memberikan dukungan melalui pelatihan dan pendampingan, guna meningkatkan minat anak muda di sektor pertanian.
Menurutnya, semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam budidaya cabai keriting, maka ketahanan pangan daerah akan semakin kuat.
“Jika produksi lokal kuat, harga akan lebih stabil dan kita tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar wilayah,” pungkasnya.(red)




