Kuala Kapuas, kaltengtimes.co.id – Ribuan peziarah Paskah dipastikan memadati kawasan Pekuburan Kristen Barimba, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, yang merupakan salah satu pekuburan tertua dan terbesar di wilayah tersebut.
Sejak Sabtu sore (4/4/2026), para peziarah mulai berdatangan untuk melakukan tradisi penyalaan lilin Paskah dan tabur bunga. Hingga malam hari, jumlah pengunjung yang hadir diperkirakan mencapai lebih dari dua ribu orang.
Sejumlah peziarah diketahui datang dari berbagai daerah seperti Palangkaraya, Kotabaru Kalimantan Selatan, hingga Gunung Mas. Di antara mereka juga terlihat keluarga politisi muda PDI Perjuangan, Franco B. Degen atau yang akrab disapa Bung Favo.
Suasana pekuburan yang memiliki luas puluhan hektare tersebut tampak terang oleh cahaya lilin yang dinyalakan di setiap makam, diiringi doa serta tabur bunga dari keluarga.
Ketua Pengurus Pekuburan Barimba, Rus R. Suparsono, didampingi Wakil Ketua Fridol Suan, menyampaikan bahwa hingga pukul 21.00 WIB jumlah peziarah telah mencapai sekitar 2.500 hingga 3.000 orang.
“Pengurus terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, mulai dari penyediaan penerangan, ketersediaan air, kebersihan toilet, hingga bekerja sama dengan pihak keamanan untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Pekuburan Kristen Barimba telah ada sejak tahun 1812 dan menjadi tempat peristirahatan terakhir berbagai tokoh penting, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, pejabat hingga misionaris.
Rus turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas atas dukungan dalam peningkatan fasilitas, seperti rumah singgah serta sarana kamar mandi dan toilet.
Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus Pekuburan Barimba, Fridol Suan, mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan akan ditutup dengan Ibadah Paskah bersama Resort GKE Seberang yang digelar di rumah singgah di tengah area pekuburan.
Ibadah tersebut mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” dengan subtema “Kebangkitan Kristus Membawa Harapan Baru”, dan dilaksanakan pada Minggu dini hari (5/4/2026) pukul 04.00 WIB, dipimpin oleh Pdt. Oktavianti, S.Th.
“Harapan kami, pelayanan pada perayaan Paskah di tahun-tahun mendatang bisa semakin baik lagi,” tutup Fridol.
(Nas)




