Home Eksekutif Ringankan Beban Korban Kebakaran Jalan Merak, Bupati Barito Utara Serahkan Bantuan Stimulan
EksekutifPemkab Barito Utara

Ringankan Beban Korban Kebakaran Jalan Merak, Bupati Barito Utara Serahkan Bantuan Stimulan

Share
Share

MUARA TEWEH, kaltengtimes.co.id — Pemerintah Kabupaten Barito Utara melakukan langkah nyata dalam pemulihan pascabencana dengan menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran di Jalan Merak Simpang Anem, Muara Teweh. Intervensi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat proses rehabilitasi hunian serta meringankan beban ekonomi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat amukan si jago merah.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menjelaskan bahwa struktur bantuan yang diberikan merupakan kolaborasi antara dana pemerintah pusat dan kepedulian personal. Untuk warga yang rumah tinggalnya hangus terbakar, pemerintah menyalurkan dana stimulan rata-rata sebesar Rp28 juta per unit rumah sesuai dengan regulasi penanganan bencana alam yang berlaku. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara langsung oleh Bupati dengan didampingi Sekretaris Daerah, Muhlis, serta jajaran kepala perangkat daerah terkait pada Kamis (8/1/2026).

Menariknya, di luar skema bantuan formal pemerintah yang biasanya hanya menyasar kepemilikan rumah tetap, Bupati Shalahuddin secara pribadi dan keluarga turut memberikan tali asih tambahan. Langkah ini diambil sebagai bentuk diskresi kemanusiaan bagi penyewa ruko yang secara aturan tidak terakomodasi dalam bantuan pemerintah daerah. Masing-masing penyewa ruko mendapatkan bantuan pribadi sebesar Rp25 juta, sehingga bagi pemilik rumah yang sekaligus terdampak, akumulasi bantuan gabungan yang diterima mencapai Rp53 juta.

Terkait aspek mitigasi, Bupati menggarisbawahi indikasi penyebab kebakaran yang diduga kuat berasal dari arus pendek listrik serta adanya penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di area pemukiman. Fenomena ini memicu imbauan keras kepada masyarakat agar lebih disiplin dalam memeriksa instalasi listrik dan kondisi dapur sebelum meninggalkan rumah. Keberadaan barang-barang mudah terbakar di dalam hunian padat penduduk dinilai menjadi faktor risiko tinggi yang harus segera dievaluasi oleh setiap kepala keluarga.

Sebagai langkah preventif jangka panjang, Bupati Shalahuddin menginstruksikan pihak PLN untuk melakukan audit teknis terhadap jaringan distribusi listrik yang sudah berusia tua di wilayah Barito Utara. Perbaikan pada tiang listrik maupun kabel instalasi pendukung menjadi prioritas guna mencegah insiden serupa terulang kembali. Pemerintah Kabupaten Barito Utara memastikan akan terus memantau perkembangan para korban dan siap mengupayakan bantuan lanjutan apabila di masa mendatang masih ditemukan kebutuhan mendesak yang sesuai dengan koridor kemampuan daerah.(Red)

Share
Related Articles

Kadin Barito Utara Rencanakan Muskab VII, Panitia Pelaksana Resmi Dibentuk

MUARA TEWEH, Kaltengtimes.co.id – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Barito...

Dugaan Korupsi Pengadaan Ternak Sapi di Dinas Pertanian Barito Utara

MUARA TEWEH, Kaltengtimes.co.id -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Utara resmi menaikkan status...

Safari Ramadan di Desa Sikui, Bupati Barito Utara Tekankan Internalisasi Nilai Islam dalam Kehidupan Sosial

MUARA TEWEH, kaltengtimes.co.id — Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, mengajak seluruh lapisan...

Musrenbang Kotim 2027, Bapperida Kalteng Minta Perencanaan Tak Berjalan Sendiri

Palangka Raya,Kaltengtimes.co.id -- Kepala Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menegaskan...