Home Kalteng Capaian Indikator SPM Bidang Kesehatan se Kalteng Tahun 2020 Masih Dibawah 60 %
KaltengPemprov Kalteng

Capaian Indikator SPM Bidang Kesehatan se Kalteng Tahun 2020 Masih Dibawah 60 %

Share
Pertemuan Pengelolaan Data Kesehatan Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021, secara resmi dibuka Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, dr.Suyuti Syamsul. (Photo/ist)
Share

PALANGKA RAYA. Kaltengtimes.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, dr.Suyuti Syamsul, mengungkapkan, capaian indikator SPM Bidang Kesehatan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah tahun 2020 dari 12 indikator masih terdapat beberapa indikator yang masih kurang dari  60%. Hal tersebut diungkapkan Suyuti Syamsul saat membuka Pertemuan Pengelolaan Data Kesehatan Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan Koordinasi Teknis Perencanaan, Data, Evaluasi Bidang Kesehatan Tahun 2021, bertempat di Hotel Neo Palangka Raya, Rabu (17/11). Menurut Suyuti Syamsul, Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan secara gamblang mengamanatkan bahwa setiap orang berhak atas informasi dan edukasi tentang kesehatan yang seimbang dan bertanggung jawab. ‘’Efektivitas dan efisiensi serta pelaksanaan pembangunan kesehatan sangat dipengaruhi oleh kebijakan dan strategi program, pendekatan yang tepat serta sasaran yang jelas. Dukungan data dan informasi kesehatan yang akurat, tepat, dan cepat sangat menentukan dalam pengambilan keputusan dalam menetapkan arah kebijakan dan strategi pembangunan kesehatan yang tepat,” imbuhnya, seraya mengatakan pemanfaatan data profil kesehatan dalam berbagai aspek pembangunan kesehatan sangat penting. Dengan pemutakhiran data profil kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021 ini bertujuan memberikan informasi dan gambaran tentang derajat kesehatan dan upaya kesehatan serta hasil-hasil yang telah dicapai dalam pembangunan kesehatan kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah yang tergambar dalam data tabel, grafik, indikator kinerja dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). “Data profil sebagai salah satu bahan acuan untuk mendukung perencanaan kesehatan yang berdasarkan fakta (evidance based) serta bahan masukan dalam penyusunan kebijakan program maupun pengambilan keputusan,” tambahnya. Suyuti Syamsul menambahkan, jika dilihat dari sisi pembiayaan untuk indikator-2 tersebut, hanya berkisar 4 – 8% dari pembiayaan yang digunakan untuk kegiatan SPM. Hal ini dapat mencerminkan kurangnya keseriusan dari sisi pembiayaan untuk semua kegiatan yang mendukung pencapaian indikator-indikator tersebut. Turut hadir Sekretaris Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Zainuri, Kasubbag Penyusunan Program, Informasi dan Humas Isranoor, serta pengelola data di seluruh Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah. (red)

 

Share
Related Articles

Pasar Murah Ramadan untuk Mahasiswa, Gubernur Kalteng Bagikan 3.000 Paket Sembako Gratis

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Kabar gembira bagi mahasiswa di Kota Palangka Raya....

Pemprov Kalteng Sambut Rute Baru Wings Air, Mobilitas Antar Kota Makin Mudah

Palangka Raya, Keltengtimes.co.id – Konektivitas transportasi udara di Kalimantan Tengah kembali diperkuat...

Bantu Ringankan Beban Warga, Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di Palangka Raya

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pasar Murah dan...

Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran: Semangat Nuzulul Quran Perkokoh Kebersamaan dan Persatuan

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengajak seluruh elemen...