Sabtu, 29 November 2025

Freddy Ering Minta Pemprov Kalteng Perketat Pengawasan Proyek Daerah

A+A-
Reset

PALANGKA RAYA, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diminta untuk memperketat sistem pengawasan terhadap berbagai proyek pembangunan daerah agar pelaksanaannya berjalan sesuai standar kualitas.

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering, menegaskan bahwa pengawasan yang kuat sangat diperlukan guna mencegah terjadinya penyimpangan dan memastikan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini disampaikannya pada Selasa (18/11/2025).

“Masih ada sejumlah kegiatan pembangunan yang belum maksimal akibat lemahnya kontrol lapangan,” ujarnya.

Freddy menekankan bahwa evaluasi rutin dan terukur harus dilakukan agar progres pembangunan sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Menurutnya, peningkatan pengawasan tidak hanya bertujuan mencegah potensi kerugian daerah, tetapi juga memastikan masyarakat benar-benar merasakan hasil pembangunan secara langsung.

Ia menambahkan, masih ditemui persoalan koordinasi antarinstansi yang kurang efektif, sehingga mempengaruhi kualitas pembangunan.

Oleh karena itu, ia mendorong perangkat teknis pemerintah untuk lebih aktif melakukan koordinasi dan menyampaikan laporan berkala terkait pelaksanaan proyek.

“Keterlibatan masyarakat dalam memantau pembangunan juga penting sebagai bentuk transparansi publik,” imbuhnya.

Freddy menegaskan bahwa proyek yang baik bukan hanya selesai tepat waktu, namun juga harus memiliki kualitas yang bertahan dalam jangka panjang.

“Pemerintah jangan hanya fokus pada pekerjaan fisik, tetapi juga memastikan seluruh proses administrasi berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan DPRD Kalteng akan terus melakukan pengawasan secara maksimal guna mendukung terciptanya pembangunan yang akuntabel, transparan, dan berkualitas.

“Saya berharap dengan sistem pengawasan yang lebih kuat, pembangunan di Kalteng dapat berjalan lebih efektif dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait