MUARA TEWEH, Kaltengtimes.co.id – Jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan pentingnya kesungguhan seluruh panitia dalam menyiapkan setiap detail kegiatan. Ia menilai, MTQH bukan sekadar perlombaan baca Al-Qur’an, melainkan juga ajang memperlihatkan citra dan keramahan Barito Utara sebagai tuan rumah.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Panitia MTQH yang digelar di Aula Setda Lantai I baru-baru ini, dipimpin oleh Sekda Barito Utara, Drs. Muhlis, dan dihadiri oleh seluruh perwakilan seksi panitia. Dalam arahannya, Bupati mengingatkan agar seluruh seksi mulai bekerja aktif sejak jauh hari. “Event ini membawa nama daerah. Jangan sampai ada kesan kita tidak siap. Layani tamu dengan hormat dan profesional,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur dasar seperti pemondokan dan ketersediaan air bersih. Bupati meminta Dinas PUPR dan PDAM segera memastikan semua fasilitas layak digunakan. “Jika perlu, mobil tangki air disiagakan di lokasi pemondokan agar peserta nyaman,” tegasnya.
Ketua LPTQ Barito Utara, H. Mochamad Ikhsan, menjelaskan bahwa Lapangan Tiara telah ditetapkan sebagai lokasi utama perhelatan MTQH, dengan panggung tengah dan area pendukung kini dalam proses penyelesaian. “Selain teknis, kami juga fokus pada penyiapan kafilah Barito Utara agar dapat bersaing dan membawa hasil terbaik,” katanya.
Dalam rapat tersebut, seluruh seksi panitia juga melaporkan perkembangan masing-masing bidang, mulai dari konsumsi, perlombaan, dekorasi, hingga pengamanan. Sekda Muhlis meminta agar setiap seksi menjaga komunikasi lintas bidang agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan.
Bupati Shalahuddin menutup pertemuan dengan pesan agar seluruh pihak bekerja sepenuh hati. “Kita ingin tamu yang datang membawa kesan positif. MTQH adalah cermin pelayanan, kebersamaan, dan nilai-nilai Islam yang kita junjung di Barito Utara,” tuturnya.(y)









