MUARA TEWEH, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar kegiatan Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) sebagai upaya memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak. Kegiatan ini berlangsung di Aula Setda Muara Teweh baru-baru ini, dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, organisasi masyarakat, serta forum anak.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Dalduk KB dan P3A Barito Utara, Silas Patiung, menegaskan bahwa penguatan program KLA kini menjadi arah strategis pembangunan daerah lima tahun mendatang. Program ini telah dimasukkan dalam visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati periode 2025–2029.
Menurutnya, Barito Utara ingin memastikan bahwa seluruh kebijakan pembangunan daerah memiliki dimensi perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk membangun sistem yang berkelanjutan melalui kolaborasi antar sektor, mulai dari pemerintah desa hingga organisasi masyarakat sipil.
“Pendekatan multisektor adalah kunci. Kita ingin semua pihak memiliki peran nyata dalam memastikan anak-anak Barito Utara tumbuh di lingkungan yang sehat, terlindungi, dan berdaya,” ujarnya dalam sambutannya.
Silas juga menyoroti pentingnya dasar hukum yang kuat untuk menopang program tersebut. Sejumlah regulasi nasional dan daerah telah disiapkan, termasuk Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2027 yang menjadi payung hukum utama penyelenggaraan KLA di Barito Utara.
Hasil evaluasi tahun ini akan menjadi pijakan untuk menyusun Rencana Aksi Daerah KLA (RAD-KLA) serta memperkuat sistem informasi dan pemantauan program di tingkat kecamatan. Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah berharap dapat memperluas jangkauan program hingga ke seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekda Barito Utara selaku Ketua Gugus Tugas Daerah KLA, Ketua TP PKK, Ketua GOW, para kepala OPD, organisasi wanita, dan perwakilan forum anak.
Silas optimistis bahwa dengan dukungan penuh dari Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh elemen masyarakat, Barito Utara akan mampu memperbaiki skor penilaian KLA nasional tahun depan. Ia menegaskan, keberhasilan program ini bukan hanya untuk mendapatkan penghargaan, tetapi untuk membangun masa depan generasi muda yang lebih baik.
“Anak-anak adalah aset masa depan Barito Utara. Melindungi mereka berarti membangun pondasi kuat bagi kemajuan daerah,” pungkasnya.(y)




