Home Indepth Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Gelar Audit Kedua LPKRA di SMK Negeri 3 Palangka Raya
IndepthKaltengPemprov Kalteng

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Gelar Audit Kedua LPKRA di SMK Negeri 3 Palangka Raya

Share
Kepala DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden saat memberikan sambutan.(Photo/ist)
Share

PALANGKA RAYA. Kaltengtimes.co.id — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPA RI) melalui Kedeputian Bidang Perlindungan Anak menggelar Audit Kedua LPKRA (Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak), di SMK Negeri 3 Palangka Raya, Selasa (1/9/24).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan perlindungan anak dapat terwujud dalam berbagai aspek, termasuk di lingkungan yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari anak, seperti di satuan pendidikan. “Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak (LPKRA) merupakan unit yang memberikan pelayanan kepada anak, termasuk anak yang mengalami masalah dan memerlukan penanganan khusus,” ujar Linae.

Sebagaimana diketahui, Standardisasi LPKRA sendiri menjadi acuan atau tolok ukur bagi Lembaga atau Unit penyelenggara layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) di Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota dalam memastikan penyelenggaraan layanannya telah menerapkan 4 (empat) asas perlindungan anak, yaitu (1) nondiskriminasi, (2) kepentingan terbaik bagi anak, (3) hak untuk hidup, kelangsungan hidup, dan berkembang dan (4) menghargai pandangan anak.

“SMK Negeri 3 Palangka Raya yang sebelumnya telah memperoleh Predikat Sekolah Ramah Anak dari Kementerian PPPA RI, merupakan sekolah terpilih untuk standardisasi LPKRA, dan hari ini akan dilakukan audit kedua. Hal ini juga sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan Kabupaten/Kota Ramah Anak di Kalimantan Tengah,” imbuhnya.

Linae juga berharap agar SMK Negeri 3 Palangka Raya dapat menciptakan lingkungan yang aman dari kekerasan, tersedianya akses layanan terpadu; dan
pendidikan keterampilan hidup untuk ketahanan anak. “Semoga memberikan hasil yang terbaik atas setiap usaha dan ikhtiar yang telah dilakukan selama ini,” pungkas Linae.

Hadir dalam kegiatan ini Tim Auditor dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Rezky Agustian Rentianto, Yosnelli dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, serta hadir pula perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, DPPKBP3APM Kota Palangka Raya dan Fasilitator SRA Nasional dan Daerah. (red)

Share
Related Articles

Bapperida Kalteng Dorong Integrasi Pengembangan PPNS dalam Perencanaan Daerah

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida)...

Bapperida Kalteng Pastikan Program 2027 Terintegrasi dan Realistis

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya agar perencanaan...

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, 2.000 Petugas Siap Data Aktivitas Usaha

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Suasana halaman Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan...

BPSDM Kalteng Uji Kualitas 280 CPNS Lewat Seminar Aktualisasi

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id — Sebanyak 280 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kalimantan...