Home Legislatif DPRD Kalteng Perlu Pemerataan Kualitas Pendidikan 
DPRD Kalteng

Perlu Pemerataan Kualitas Pendidikan 

Share
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng Siswandi
Share

PALANGKA RAYA, KaltengTimes.co.id – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng Siswandi mengingatkan pentingnya pemerataan infrastruktur dan tenaga pengajar. Namun dia menekankan agar pemerataan kualitas pendidikan benar-benar dapat diwujudkan sampai ke daerah pelosok.

“Dukungan dari pemerintah, dari tingkat provinsi, kota dan kabupaten sangat diperlukan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kalteng,” kata Siswandi, Kamis (25/4/2024).

Siswandi menegaskan, sektor pendidikan sangat menentukan kualitas masyarakat dan pembangunan pada era mendatang. Untuk itu sarana prasarana dan kualitas tenaga pengajar harus benar-benar memadai.

“Ini harus mendapat perhatian serius dari kita semua. Apalagi tidak semua daerah mendapatkan akses dan infrastruktur pendidikan yang memadai,” terangnya.

DPRD mendorong peningkatan pendidikan bukan tanpa alasan. Pasalnya hampir setiap pelaksaan reses, masyarakat selalu mengeluhkan kondisi pendidikan yang belum memadai. Terutama untuk wilayah pelosok, yang sarana prasarananya perlu mendapat pembenahan.

“Harus kita ingat jika pendidikan menjadi modal utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan program pembangunan kedepan,” tegasnya. (red)

Share
Related Articles

Anggota DPRD Kalteng Bambang Irawan Dorong Pembangunan Kereta Api Demi Efisiensi Distribusi SDA

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Rencana pembangunan jalur kereta api di Kalimantan yang...

Wakil Ketua DPRD Junaidi Kalteng Minta Audit Distribusi BBM Dilakukan Terbuka

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah...

Ketua DPRD Kalteng Terima Audiensi Penambang Rakyat, Bahas Solusi Legalitas Tambang

PALANGKA RAYA, Kaltengtimes.co.id – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menerima audiensi Aliansi...

Jelang Mudik Lebaran, Warga Diminta Waspada Penipuan Online dan Pencurian Rumah Kosong

PALANGKA RAYA –Maraknya penipuan melalui media sosial serta potensi pencurian rumah kosong...