Home Kalteng Gubernur H. Sugianto Sabran : Maraknya Perusahaan Bukannya Mampu Mensejahterakan Masyarakat Kalteng, Sebaliknya Kehidupan Masyarakat Justru Tambah Sulit
KaltengPemprov Kalteng

Gubernur H. Sugianto Sabran : Maraknya Perusahaan Bukannya Mampu Mensejahterakan Masyarakat Kalteng, Sebaliknya Kehidupan Masyarakat Justru Tambah Sulit

Share
Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran didampingi Sekda Kalteng H. Nuryakin dan Pj Bupati Kobar Anang Dirjo saat memimpin Rapat Terbatas dengan Camat, Lurah, Kepala Desa, Kepala Sekolah SD/ SMP/ SMA dan sederajat, di Hotel Brits Pangkalan Bun, Jum’at (3/6). (Photo/Ni)
Share

PANGKALAN BUN, Kaltengtimes.co.id – Rapat Terbatas antara Gubernur Kalimantan Tengah Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran beserta Jajaran Pemerintah Prov. Kalteng dengan para Camat, Lurah, Kepala Desa, para Kepala Sekolah mulai dari tingkat SD/ SMP/ SMA dan sederajat yang kemudian dilanjutkan dengan Rapat Terbatas dengan Bupati Kotim, Seruyan, Lamandau, Sukarama dan Penjabat Bupati Kobar, yang dipusatkan di Hotel Brits Pangkalan Bun, Kamis (2/6) hingga Jum’at (3/6), banyak menyimpulkan beberapa persoalan yang dihadapi masyarakat.

Gubernur Kalimantan Tengah yang dicegat sejumlah awak media usai mempimpin Rapat Terbatas tersebut memaparkan, inti dari persoalan yang dihadapi masyarakat adalah karena pihak perusahaan besar, baik itu perkebunan kelapa sawit, HTI atau perusahaan tambang sering mengabaikan komitmennya untuk berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

‘’Melalui Rapat Terbatas ini saya banyak menerima keluhan para Camat, Kepala Desa dan Lurah yang menyampaikan minimnya perhatian pihak perusahaan terhadap masyarakat sekitar hutan, seperti sektor pendidikan, kesehatan, keagamaan hingga pembangunan infrastruktur jalan desa yang seolah dibiarkan dalam kondisi rusak parah,’’ kata Gubernur prihatin.

Dari beberapa persoalan yang dihadapi masyarakat in, Gubernur H. Sugianto Sabran mengimbau atau mengajak pihak perusahaan agar bersama-sama membangun Kalimantan Tengah untuk kesejahteraan masyarakat secara umum. Menurut Gubernur, jangan hanya pihak perusahaan mengambil untung dengan mengeruk rupiah sebanyak-banyak di wilayah Kalimantan Tengah, tetapi berusahalah untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat sekitarnya.

‘’Masyarakat adat sebenarnya berharap dengan banyaknya perusahaan besar kepala sawit, HTI atau perusahaan pertambangan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sehingga mampu sejahtera, atau dapat meningkatkan PAD, namun yang dirasakan selama ini justru masyarakat semakin sulit dalam kehidupannya,’’ pungkas Gubernur H. Sugianto Sabran. (red)

 

Share
Related Articles

KSBN Kalteng Resmi Dikukuhkan, Gubernur Kalteng Harapkan Peran Aktif Jaga Warisan Budaya

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Seni Budaya Nusantara...

45 Peserta Ikuti Bimtek Manajemen Pengungsi TRC Penanggulangan Bencana Kalteng

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Wagub Edy Pratowo: Pemasyarakatan Berperan Mencetak Warga Binaan yang Produktif dan Mandiri

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menghadiri acara...

Pemprov Kalteng Komitmen Perluas Jejaring Pengendalian TBC hingga Komunitas

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan Provinsi...