Home Kalteng Ekspor Ikan Lokal Kalteng Masih Terkendala Pada Pengiriman Maskapai Penerbangan
KaltengPemprov Kalteng

Ekspor Ikan Lokal Kalteng Masih Terkendala Pada Pengiriman Maskapai Penerbangan

Share
Kadislutkan Prov Kalteng Saat Melakukan Kunjungan dan Pembinaan ke Lokasi UKM Ali Giono Bakut. (Photo/ist)
Share

PALANGKA RAYA. Kaltengtimes.co.id – Ali Giono Bakut, salah eksportir ikan lokal Kalimantan Tengah mengutarakan, bahwa saat ini pihaknya masih dihadapkan pada kendala pengiriman melalui maskapai penerbangan. “Kami berharap agar maskapai penerbangan lebih terkoneksi antar pesawat untuk memperlancar proses pengiriman sampai ke tujuan ekspor. Selain itu kami juga berharap agar kegiatan ini dapat terus didukung, baik dari segi penambahan sarana serta prasarana, agar UKM ekspor memiliki daya saing dan nilai tambah,’’ ungkap Ali Giano dihadapan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah, H. Darliansjah saat mengunjungi lokasi UKM Ali Giono Bakut. Di Jalan Lele Palangka Raya, Selasa (8/3).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran pada acara Launching Ekspor Produk Kelautan dan Perikanan Kalimantan Tengah di halaman kantor Gubernur Kalteng, tanggal 18 Februari lalu. Dalam arahannya Gubernur menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat Kalteng, serta merupakan momentum kebangkitan ekspor Kalteng yang berkelanjutan.

Kedatangan Kadislutkan Prov. Kalteng, Darliansjah disambut hangat oleh Ali Giono Bakut. Ali Giono mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan serta dukungan yang telah diberikan kepadanya. “Saya sangat bangga dan berterima kasih atas kedatangan Bapak Kadislutkan Prov. Kalteng ke tempat kami, ini merupakan bentuk apresiasi bagi kami untuk lebih bersemangat dan maju lagi dalam meningkatkan volume ekspor produk perikanan Kalteng,” ucap Ali Giono.

Ali Giono juga menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi dalam ekspor ikan betutu ini. Diantaranya dari segi pengiriman,  Rencananya, dalam waktu dekat Ali Giono juga akan memulai mengekspor ikan tapah. Disamping ikan seluang, betutu dan botia, komoditas ikan tapah ini juga sangat diminati Negara Malaysia. Mengingat ketersediaan ikan tapah di sungai Kalteng sangat banyak, maka diharapkan para nelayan mampu menangkap peluang bisnis ekspor ikan-ikan lokal ini.

Dalam kesempatan ini Darliansjah mengatakan, “Kami Pemprov. Kalteng telah berkomitmen dengan maskapai penerbangan, baik Garuda Indonesia dan Citilink, Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Palangka Raya, serta Bea Cukai yang ada di Kalteng, untuk mendukung ekspor komoditi kelautan dan perikanan Kalimantan Tengah.”

Untuk memajukan ekspor produk kelautan dan perikanan Kalteng, Darliansjah mengatakan bahwa pihaknya siap mensinergikan seluruh pemangku kepentingan agar melakukan terobosan-terobosan untuk percepatan peningkatan ekspor produk kelautan dan perikanan, antara lain melakukan fasilitasi, pembinaan dan pendampingan terutama dari aspek regulasi daerah yang kondusif, perizinan, fasilitasi permodalan/pembiayaan, fasilitasi pemasaran, dukungan sarana prasarana teknis termasuk melakukan pembinaan, dan pendampingan teknis. (red)

Share
Related Articles

KSBN Kalteng Resmi Dikukuhkan, Gubernur Kalteng Harapkan Peran Aktif Jaga Warisan Budaya

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Seni Budaya Nusantara...

45 Peserta Ikuti Bimtek Manajemen Pengungsi TRC Penanggulangan Bencana Kalteng

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Wagub Edy Pratowo: Pemasyarakatan Berperan Mencetak Warga Binaan yang Produktif dan Mandiri

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menghadiri acara...

Pemprov Kalteng Komitmen Perluas Jejaring Pengendalian TBC hingga Komunitas

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan Provinsi...