Home Nasional SMSI segera bentuk Milenial Cyber Media (MCM) dan Menerbitkan Token Crypto
Nasional

SMSI segera bentuk Milenial Cyber Media (MCM) dan Menerbitkan Token Crypto

Share
Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus saat membicarakan rencana pembentukan Milenial Cyber Media (MCM) dan Menerbitkan Token Crypto. (Photo/ist)
Share

PALANGKA RAYA. Kaltengtimes.co.id — Usai Rapat Kerja Nasional beberapa waktu lalu di Hotel Jayakarta, Jakarta,  Serikat Media Siber Indonesia (SMSI langsung bergerak cepat. Hari minggu (12/12) lalu, Firdaus Ketua Umum SMSI Pusat dan Ervik Arisusanto Dewan Penasehat SMSI Pusat langsung mengunjungi Bukit Algoritma. Selasa (14/12) dilanjutkan dengan rapat terbatas di Sekretariat  SMSI Jalan Veteran II  Jakarta Pusat. Adapun materi diskusi dalam rapat terkait rencana pembentukan  Melenial Cyber Media (MCM) dan penerbitan Token Crypto dengan nama Cripto Cyber Neteork (CYN).

Pada kesempatan tersebut hadir Firdaus Ketua Umum SMSI, Gusti Rachmat wakil Bendahara, dr. Nishal Departemen MCC, Pahala Simanjuk sekretaris SMSI DKI, Aji Wakil Bendahara, dan Yudistira Soesatyo melenial Indonesia. Rakernas SMSI merekomendasikan pembentukan sayab Milenial Cyber Media (MCM) dan Menerbitkan Token Crypto dengan nama Cripto Cyber Network (CYN). Dibentuknya MSM dan CYN, sebagai antisipasi perkembangan teknologi digital dan sekaligus sebagai lompatan untuk menjembatani milenial tempuh waktu 30 – 50 tahun akan datang. Token CYN saat ini masuk dalam program quartal 4 tahun 2021, yaitu menyiapkan untuk listing di exchange crypto. Dan direkomendasikan pada rakernas 7-8 Desember kemarin, dan akan di luncurkan pada HUT SMSI ke 5 pada 7 Maret 2022 mendatang.

Pada kesempatan peluncuran tersebut, seluruh anggota dan pengurus SMSI serta anggota MCM, akan mendapat token CYN dengan jumlah 200 juta hingga 500 juta. Nilai tersebut, tidak termasuk partner luar negeri. Token CYN bekerja di jaringan blockchain tron dengan TRC20. Block Chain Tron dimiliki oleh Justin Sun. Pada rapat tersebut, Firdaus mengajak seluruh anggota dan pengurus mampu bertahan menghadapi  masa Pandemi Covid-19. “Ditengah masa sulit ini, walaupun negara tidak hadir ditengah SMSI, kita tidak boleh kecewa. Kita tetap harus mampu menjaga kondusifitas dan bahu membahu dengan masyarakat dan polri menjaga kondusivitas negeri” ujar Firdaus. “Kami berharap, jangan ada niat apalagi keinginan untuk mengibarkan bendera putih. Jika SMSI mengibarkan bendera putih, akan berpengaruh pada kepercayaan publik terhadap negara” tandas Firdaus. Sementara itu Yudistira Soesatyo, sebagai milenial yang konsen terhadap pengembangan sumberdaya masa depan milenial. ‘’Melihat realitas SMSI yang besar dan punya ruang panjang untuk masa depan, saya akan bersinergi mengisi ruang kosong yang akan di bangun SMSI” pungkas Yudis Soesatyo. (red)

 

 

Share
Related Articles

Nusron Wahid Tak Penuhi Panggilan KPK

Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron...

Ada Subsidi Pemerintah, Biaya Haji 2027 Lebih Murah Rp3,2 Juta

Jakarta - Pemerintah memberikan subsidi Rp 3 juta untuk komponen biaya haji...

Hadir di Dewan Pers, Hasyim Djojohadikusumo Ingatkan Media Jangan Sesatkan Publik

Jakarta – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mengambil langkah strategis dengan mengukuhkan Kelompok...

Presiden Prabowo Turun Langsung ke Palangka Raya, Penanganan Karhutla Kalteng Diperkuat

PALANGKA RAYA, Kaltengtimes.co.id – Presiden RI Prabowo Subianto datang langsung ke Palangka...