Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) membagikan pengalaman hasil kunjungan kerja (kunker) yang dilaksanakan di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini.
Ketua Komisi II DPRD Kalteng Siti Nafsiah, mengungkapkan kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari strategi rehabilitasi hutan dan lahan (RHL), khususnya pengelolaan persemaian permanen serta pemulihan daerah aliran sungai (DAS).
Menurutnya, Gunungkidul menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil melakukan penghijauan di kawasan karst yang sebelumnya tandus hingga berubah menjadi lebih hijau dan produktif.
“Kami melihat langsung bagaimana pengelolaan persemaian dilakukan secara sistematis dan terukur. Ini menjadi pembelajaran penting bagi Kalteng dalam upaya rehabilitasi lahan kritis dan kawasan DAS,” ungkap Siti Nafsiah, Senin (18/5/2026)
Ia menjelaskan, sistem yang diterapkan di Persemaian Permanen BPDAS Serayu Opak Progo tidak hanya berfokus pada penghijauan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan tanaman produktif.
“Tanaman yang dibibitkan bukan hanya tanaman kehutanan, tetapi juga tanaman produktif seperti alpukat dan durian. Jadi masyarakat ikut merasakan manfaatnya dan terdorong menjaga lingkungan,” katanya.
Selain melihat proses pembibitan, ia menyebut rombongan Komisi II DPRD Kalteng juga mempelajari standarisasi bibit unggul, pendekatan vegetatif, hingga keterlibatan kelompok tani hutan dalam proses penanaman dan pemeliharaan.(z)
