PALANGKA RAYA – Pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII KADIN Kalimantan Tengah menjadi momentum penting untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Dr. Andi Muhammad Yuslim Patawari, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor guna memperluas investasi dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
Menurutnya, KADIN harus terus berkembang menjadi organisasi yang mampu menjawab kebutuhan dunia usaha sekaligus mendukung program pemerintah. Kolaborasi yang kuat antara pelaku usaha dan pemerintah diyakini dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif serta membuka peluang ekonomi baru di berbagai daerah.
Peningkatan kualitas hubungan kelembagaan antara KADIN dan pemerintah daerah juga dinilai penting agar kebijakan ekonomi yang lahir lebih responsif terhadap perkembangan pasar dan kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan tersebut, dunia usaha dapat tumbuh lebih sehat dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
Dalam kesempatan itu, Dr. Andi Muhammad Yuslim Patawari menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia sebagai faktor utama keberhasilan investasi. Ketersediaan tenaga kerja yang kompeten akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masuknya investasi ke Kalimantan Tengah.
Ia mengapresiasi Program Mahasiswa Entrepreneur “MATANG” yang telah diluncurkan KADIN Kalteng sebagai langkah nyata mencetak generasi muda berjiwa wirausaha. Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya menciptakan SDM unggul yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Ke depan, KADIN diharapkan semakin aktif mendorong lahirnya pelaku usaha baru serta memperkuat jaringan bisnis di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Dengan langkah tersebut, manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.
Kehadiran Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia pada Musprov VIII dan pelantikan pengurus baru KADIN Kalteng menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi di daerah. Harapannya, kepengurusan yang baru mampu mempererat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat kemajuan ekonomi Kalimantan Tengah. (red/ist)
