KATINGAN, kaltengtimes.co.id – Pencarian terhadap Aiptu Sumaryanto yang hilang setelah insiden berdarah dalam operasi pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Rantau Asem, Kecamatan Katingan Tengah, Minggu (5/7/2026).
Penemuan tersebut menjadi perkembangan penting dalam kasus penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan yang terjadi saat pelaksanaan operasi di Desa Tumbang Kalemei.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengatakan, jenazah korban akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk proses identifikasi serta pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelum ditemukan, Aiptu Sumaryanto menjadi korban terakhir yang masih dicari oleh tim gabungan. Upaya pencarian dilakukan setelah operasi pengungkapan jaringan narkotika berubah menjadi aksi kekerasan yang menelan korban dari pihak kepolisian.
Pada hari sebelumnya, Sabtu (4/7/2026), tim pencari berhasil menemukan jenazah Bripda Nopandri Ramadhana di aliran Sungai Katingan. Penemuan tersebut memperkuat dugaan bahwa para korban menjadi sasaran penyerangan saat menjalankan tugas.
Kini seluruh korban yang sempat dinyatakan hilang telah ditemukan. Sementara itu, penyidik terus mengumpulkan keterangan dan barang bukti guna mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang mengguncang jajaran kepolisian di Kabupaten Katingan. (Zal)
