Palangka Raya, Kaltengtimes.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan bahwa investasi yang masuk ke daerah tidak hanya berorientasi pada nilai modal, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan. Komitmen tersebut disampaikan di tengah upaya pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan daerah melalui berbagai sektor strategis, seperti perkebunan, pertambangan, dan kehutanan.
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa kontribusi investor memiliki peran penting dalam menopang pembangunan daerah, terutama melalui kewajiban pembayaran pajak. “Kalau tidak ada yang bayar pajak, bagaimana kita bisa membangun jalan, infrastruktur, dan meningkatkan perekonomian daerah,” ujarnya saat pertemuan bersama awak media di Istana Isen Mulang, Senin (5/1/2026).
Selain aspek fiskal, pemerintah juga menekankan pentingnya keterlibatan tenaga kerja lokal dalam setiap aktivitas investasi. Perusahaan diharapkan memprioritaskan masyarakat Kalteng agar keberadaan investasi tidak menimbulkan kesenjangan sosial. Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga terus didorong melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha.
Pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi diharapkan berperan aktif dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap bersaing. Tak hanya itu, aspek lingkungan juga menjadi perhatian utama. Pemprov Kalteng menegaskan kewajiban reklamasi bagi perusahaan, khususnya di sektor pertambangan, guna mencegah kerusakan lingkungan pasca eksploitasi.(red)
Bottom of Form