Palangka Raya, Kaltengtimes.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat sejumlah capaian berupa penghargaan, prestasi, serta pelaksanaan program strategis sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut mencerminkan komitmen Dinas PMD Kalteng dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Salah satu prestasi yang diraih adalah Peringkat III Implementasi Budaya Kerja ASN BerAKHLAK kategori sehat dengan indeks capaian sebesar 87,03 persen.
Kepala Dinas PMD Kalteng, Aryawan, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti penerapan budaya kerja positif sekaligus penguatan integritas aparatur di lingkungan instansinya. “Selain itu, pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025, Dinas PMD juga meraih peringkat ketiga sebagai badan publik perangkat daerah yang informatif dengan nilai 93,20,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Capaian tersebut menegaskan komitmen dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik serta peningkatan kualitas pelayanan yang transparan kepada masyarakat.
Di bidang penguatan data desa, Dinas PMD Kalteng menyelenggarakan SIDARA Award 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah desa atas kualitas dan ketepatan penginputan data melalui aplikasi Sistem Data Sektoral (SIDARA). Inovasi ini juga berhasil meraih peringkat II pada Lomba Inovasi Daerah. “SIDARA merupakan salah satu inovasi unggulan dalam mendorong transformasi digital data desa. Melalui sistem ini, kualitas data terintegrasi dapat ditingkatkan dan dimanfaatkan sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan desa,” jelas Aryawan.
Untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, Dinas PMD juga menggelar pelatihan penggunaan aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) versi 2.0.7 bagi aparat desa dan pembina, sebagai bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia desa.
Selain itu, Dinas PMD turut menyelenggarakan Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat provinsi. Dari ajang tersebut, Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Kapuas berhasil menjadi juara dan ditetapkan sebagai wakil Kalimantan Tengah pada Lomba TTG Nasional 2025 di Provinsi Banten.
Berbagai program strategis lainnya juga dilaksanakan, di antaranya Focus Group Discussion (FGD) pembangunan desa berbasis pengurangan risiko bencana, yang bertujuan memperkuat perencanaan pembangunan desa yang tangguh terhadap potensi bencana. Di sisi lain, Dinas PMD Kalteng juga menerima kunjungan anggota DPD RI dalam rangka pembahasan implementasi Undang-Undang Desa, khususnya terkait pengelolaan dana desa, transparansi, serta perencanaan pembangunan.(red)




