Palangka Raya – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menyusun kepengurusan baru periode 2025–2029 melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) SMSI Tahun 2025 yang digelar di Asrama Haji Palangka Raya, Sabtu (25/10/2025).
Ketua Umum SMSI Pusat Drs Firdaus MSi menyampaikan harapan agar kepengurusan baru dapat memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan profesionalisme perusahaan media siber, sekaligus membangun sinergi dengan sesama organisasi pers.
“Profesionalisme dalam penyajian informasi adalah jati diri media massa. Itu yang harus dijaga agar media siber tetap menjadi pembeda dari berbagai kanal informasi yang tidak berpedoman pada etika jurnalistik,” ujar Firdaus saat memberikan arahan pada pembukaan Musprov.
Firdaus menegaskan, profesionalisme tidak bisa dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia (SDM) di perusahaan media. Salah satu upaya penguatan SDM adalah melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) secara berkelanjutan.
“Agar pelaksanaannya lebih ringan, UKW bisa dilaksanakan bersama-sama dengan organisasi pers lain, seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Bisa dilakukan secara bergiliran, dan kami dari pusat akan mengupayakan dukungan dari Dewan Pers serta instansi pemerintah terkait,” jelasnya.
Musprov SMSI Kalteng 2025 diikuti pengurus dan dewan pembina masa bakti 2021–2025, serta perwakilan SMSI dari seluruh kabupaten se-Kalteng.
Forum yang dipimpin Sekretaris Jenderal SMSI Pusat Makali Kumar SH MH akhirnya menyepakati susunan kepengurusan baru SMSI Kalteng masa bakti 2025–2029, dengan formasi:
Ketua: Akhiruddin
Sekretaris: Aris Kurnia
Bendahara: Bridel Usin
Sementara untuk Dewan Penasehat, terpilih H Nor Ivansyah sebagai ketua dan Andi Kadarusman sebagai sekretaris.
Dengan terbentuknya pengurus baru ini, SMSI Kalteng diharapkan semakin solid, profesional, dan berperan aktif dalam memperkuat ekosistem pers yang sehat di Kalimantan Tengah.




