Home Legislatif DPRD Kapuas Anggota DPRD Kapuas Didi Hartoyo Harapkan Keseriusan Pemkab Kapuas Tanggulangi Bencana Banjir
DPRD KapuasHeadlinesIndepthKaltengLegislatif

Anggota DPRD Kapuas Didi Hartoyo Harapkan Keseriusan Pemkab Kapuas Tanggulangi Bencana Banjir

Share
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Didi Hartoyo.
Share

Kapuas. Kaltengtimes.co.id — Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Didi Hartoyo, mendesak keseriusan pemerintah daerah setempat, untuk merancang program berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat wilayah Hulu Kapuas dalam pencegahan banjir. “Selama ini kami mewakili masyarakat Dapil III mengapresiasi bantuan pasca banjir berupa sembako. Tapi kami juga berharap pemerintah daerah tidak terhenti hanya sampai di situ. Bantuan semacam itu, hanya bersifat sementara dan tidak menyelesaikan masalah utama,” kata Didi Hartoyo kepada sejumlah wartawan, Minggu (20/4/2025).

Menurut legislator dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, bantuan yang diberikan pemerintah daerah setempat, dinilai belum menyentuh akar permasalahan yang menyebabkan banjir terus berulang. Wakil rakyat yang kembali terpilih dari Dapil III meliputi Kecamatan Timpah, Kapuas Tengah, Kapuas Hulu, Mandau Talawang dan Pasak Talawang ini, menekankan petingnya kebijakan jangka panjang dari pemerintah daerah guna mencegah banjir terulang kembali.

Beberapa program yang dilakukan sebagai upaya jangka panjang pencegahan banjir berulang yaitu, dengan melakukan penghijauan, reboisasi, dan pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah Hulu Kapuas. “Misalnya program penghijauan, reboisasi dan serta menekankan CSR mereka turut serta. Ini yang kami harapkan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan,” tambahnya. Pria yang akrab disapa Didi ini juga berharap, agar program-program tersebut dapat masuk dalam Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Bupati Kapuas.

Terlebih, sambungnya, wilayah Hulu Kapuas yang merupakan daerah penghasil yang seharusnya juga mendapatkan perhatian maksimal dari pemerintah daerah, termasuk penggunaan Dana bagi hasil dana reboisasi (DBHDR). “Selama ini pembangunan lebih banyak berfokus di wilayah kota, contohnya pembangunan taman yang hanya di kota. Sedangkan di wilayah Hulu Kapuas sebagai daerah penghasil belum menikmati hasil secara maksimal,” katanya.

Didi menambahkan, sangat menyayangkan kondisi banjir yang kini semakin sering terjadi di wilayah pemilihannya itu. “Dulu, banjir bisa terjadi 10 hingga 20 tahun sekali. Sekarang, hampir setiap bulan wilayah kami terdampak banjir,” pungkasnya. (red)

Share
Related Articles

Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Puntun, Hampir Setengah Kilogram Sabu Disita, 15 Orang Positif Narkoba

PALANGKA RAYA - Kawasan Puntun di Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, yang...

Bangkit Pemuda Kalteng Serukan Gerakan Bersama Cegah Karhutla

Palangka Raya, KaltengTimes.co.id — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan...

Karhutla Kembali Berkobar Polda Kalteng Kerahkan Satgas Gabungan

PALANGKA RAYA – Polda Kalimantan Tengah bersama seluruh unsur Satuan Tugas (Satgas)...

Teknologi Nanogel Berbasis Dawen Sawang Bahandang: Inovasi Mahasiswa UPR untuk Terapi Antimikroba Infeksi Kulit

PALANGKA RAYA, Kaltengtimes.co.id - Mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu...