Home Indepth Disdik Kalteng Akan Konversi Sekolah Luar Biasa Menjadi Sekolah Khusus
IndepthKaltengPemprov KaltengTeknologi

Disdik Kalteng Akan Konversi Sekolah Luar Biasa Menjadi Sekolah Khusus

Share
Kabid Pembinaan Pendidikan Khusus (PPK), Roslita saat menyampaikan bahwa nomenklatur seluruh Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kalteng akan diubah menjadi Sekolah Khusus (SKH).(Photo/media disdik)
Share

Palangka Raya. Kaltengtimes.co.id — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus berkomitmen meningkatkan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, melalui Kabid Pembinaan Pendidikan Khusus (PPK), Roslita, menyampaikan bahwa nomenklatur seluruh Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kalimantan Tengah akan diubah menjadi Sekolah Khusus (SKH).

“Perubahan nomenklatur ini akan selesai 100% pada bulan Maret mendatang,” ujar Roslita saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, (2/1/2024). Langkah ini diharapkan semakin memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Selain itu, Disdik Kalteng juga akan mengoptimalkan Unit Layanan Disabilitas (ULD) sebagai pusat layanan terpadu untuk mendukung masyarakat berkebutuhan khusus di provinsi ini. Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk mendukung operasional ULD.

ULD akan berpusat di Huma Berkah Jalan Tjilik Riwut Km 5, Palangka Raya. Di lokasi ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan yang melibatkan lintas sektor, seperti Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). “ULD juga akan memiliki SOP, struktur organisasi, dan surat keputusan (SK) langsung dari gubernur untuk memastikan kelancaran operasionalnya,” tambah Roslita.

Dalam mendukung keberadaan ULD, Disdik mengajak masyarakat dari berbagai elemen, terutama mereka yang memiliki latar belakang Pendidikan Luar Biasa (PLB), untuk bergabung. “Masyarakat yang berkontribusi akan diberikan insentif tambahan,” jelasnya.

Tidak hanya tenaga pendidik, ULD juga akan dilengkapi dengan fasilitas memadai dan melibatkan organisasi terkait, seperti organisasi terapis, untuk memperluas jangkauan layanan. Disdik Kalteng juga berencana melakukan publikasi besar-besaran guna memastikan masyarakat mengetahui keberadaan dan manfaat ULD.

Dengan sinergi berbagai pihak, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat berkebutuhan khusus di Kalimantan Tengah. “Mari kita sukseskan bersama program ini demi masa depan yang lebih inklusif,” tutup Roslita.(red)

 

 

Share
Related Articles

Wagub Kalteng, H. Edy Pratowo Dorong Lulusan UMPR Jadi SDM Kompetitif

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menghadiri Wisuda...

Dorong Investasi dan Akses Pasar, Kalteng–Jatim Jalin Kemitraan Strategis

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Jawa Timur...

Kunker Komisi II DPR RI, Persoalan Agraria di Kalteng Disorot

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, dan pemerintah...

Pemprov Kalteng Dukung LBH Antang Damang sebagai Pelindung Hak Masyarakat Rentan

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id -- Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik...