Home Legislatif DPRD Kalteng Pemerintah Diminta Perhatikan Home Industri di Desa
DPRD Kalteng

Pemerintah Diminta Perhatikan Home Industri di Desa

Share
Anggota DPRD Kalteng, Wisman
Share

PALANGKA RAYA, KaltengTimes.co.id – Anggota DPRD Kalteng, Wisman, meminta pemerintah untuk dapat mencurahkan dukungan terhadap pengembangan home industri yang ada di desa-desa. Sebab dalam setiap melakukan reses, tidak sedikit pemilik industri yang ada di desa mengharapkan adannya program dukungan atau pembinaan dari pemerintah.

“Salah satunya home industri yang ada di Desa Bukit Sungkai, Kecamatan Sukamara. Dimana warga yang terlibat di dalam industri itu mengharapkan dukungan pemerintah,” kata Wisman.

Dengan adanya program pembinaan dari pemerintah, ujar Wisman, tidak hanya membantu home industri skala kecil dapat berkembang namun juga berdampak terhadap perekonomian masyarakatnya.

“Apalagi kebanyakan adalah ibu-ibu yang ingin berperan membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Wisman menyarankan adanya terobosan dari pemerintah untuk dapat membantau home industri di daerah terpencil secara berkesinambungan. Dukungan itu dapat berupa memberikan pelatihan agar bisa semakin meningkat dan berkualitas.

“Begitu juga dalam hal permodalan agar kirannya home industri ini mendapat perhatian berupa kemudahan,” tandasnya. (red)

Share
Related Articles

Anggota DPRD Kalteng Bambang Irawan Dorong Pembangunan Kereta Api Demi Efisiensi Distribusi SDA

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Rencana pembangunan jalur kereta api di Kalimantan yang...

Wakil Ketua DPRD Junaidi Kalteng Minta Audit Distribusi BBM Dilakukan Terbuka

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah...

Ketua DPRD Kalteng Terima Audiensi Penambang Rakyat, Bahas Solusi Legalitas Tambang

PALANGKA RAYA, Kaltengtimes.co.id – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menerima audiensi Aliansi...

Jelang Mudik Lebaran, Warga Diminta Waspada Penipuan Online dan Pencurian Rumah Kosong

PALANGKA RAYA –Maraknya penipuan melalui media sosial serta potensi pencurian rumah kosong...