Home Kalteng Biaya Penanggulan Karhutla Tahun 2024 di Kalteng Melalui Anggaran DBH-DR sebesar Rp.211 Miliar dan Anggaran BTT Rp.150 Miliar
KaltengPemprov Kalteng

Biaya Penanggulan Karhutla Tahun 2024 di Kalteng Melalui Anggaran DBH-DR sebesar Rp.211 Miliar dan Anggaran BTT Rp.150 Miliar

Share
Asisten Ekbang Sri Widanarni saat mengikuti rapat secara virtual.(Photo/abdan)
Share

PALANGKA RAYA. Kaltengtimes.co.id — Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Prov. Kalteng Sri Widanarni menyampaikan kesiapan menghadapi Karhutla Tahun 2024 di Wilayah Kalteng terdiri dari kegiatan penyiapan anggaran dari anggaran DBH-DR sebesar Rp.211 Miliar dan anggaran BTT sebesar Rp.150 Miliar, kegiatan pemantapan personil dengan potensi sebanyak 9,784 orang. Selain itu pembinaan masyarakat terus dilakukan sebagai bagian dari potensi personil penanggulangan karhutla.

“Selanjutnya, kegiatan pemantapan sarpras meliputi sarpras utama karhutla yang tersedia di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, KPH, Kecamatan dan MPA, selain itu Pemprov Kalteng terus melaksanakan hibah sarpras karhutla ke Pemerintah Kab/Kota dan bansos ke masyarakat” kata Sri Widanarni dalam paparannya saat mengikuti Rapat Strategi Kolaborasi Mitigasi Karhutla bersama Setjen Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) secara virtual, bertempat di ruang Bajakah Palangka Raya, Rabu (8/5/24).

Rapat tersebut dirasa penting guna mendapatkan informasi terkini dengan pengumpulan materi dan data terkait Strategi Kolaborasi Mitigasi Karhutla untuk mendukung kelancaran pembangunan dan pemerintahan di IKN dalam rangka Ketahanan Nasional yang tangguh dan dinamis.

Asisten Ekbang Sri Widanarni dalam paparannya menjelaskan, Provinsi Kalimantan Tengah adalah provinsi terluas di Indonesia, dengan luas 15.356.400 hektar, sekitar 11.931.843 hektar atau 77,70% merupakan Kawasan Hutan, dan sekitar 2.556.283 hektar atau 16,65% merupakan Lahan Gambut.  “Kondisi ini merupakan berkah bagi Provinsi Kalimantan Tengah tetapi juga sekaligus menjadi tantangan terkait dengan bahaya kebakaran hutan dan lahan, termasuk kebakaran lahan gambut” kata Asisten Ekbang.

Disebutkannya, bahwa Pasca Karhutla Tahun 2019, Kalteng mendapatkan dukungan dari BNPB untuk mengupdate Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB), dimana di dalamnya termasuk Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan, dimana sebanyak 87 Kecamatan (63,97%) yang tersebar pada 12 Kabupaten dan 1 Kota yang termasuk dalam Kategori Risiko Tinggi Karhutla. “Pasca tahun 2015 luas Karhutla di Kalteng terus mengalami penurunan, pada Tahun 2019 mengalami penurunan 266.084 ha atau 45,58% dibanding 2015, kemudian 2023 mengalami penurunan 151.853 ha atau 47,79% dibanding 2019” sebutnya.

“Luas Karhutla pada kabupaten/kota prioritas yaitu Pulang Pisau, Kapuas, Katingan, Seruyan, Barito Selatan, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat dan Palangka Raya terus mengalami penurunan, meskipun terjadi peningkatan luas karhutla pada kabupaten Sukamara, Lamandau dan Barito Utara” imbuhnya.

“Selanjutnya, kegiatan pemantapan sarpras meliputi sarpras utama karhutla yang tersedia di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, KPH, Kecamatan dan MPA, selain itu Pemprov Kalteng terus melaksanakan hibah sarpras karhutla ke Pemerintah Kab/Kota dan bansos ke masyarakat” pungkasnya.

Tampak hadir mendampingi Asisten Ekbang, Kalaksa BPBD Prov. Kalteng Ahmad Toyib, hadir pula melalui zoom meeting mewakili Forkopimda Prov Kalteng, Pemkab Kobar, serta mewakili Forkopimda Kab Kobar. (red)

 

Share
Related Articles

KSBN Kalteng Resmi Dikukuhkan, Gubernur Kalteng Harapkan Peran Aktif Jaga Warisan Budaya

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Seni Budaya Nusantara...

45 Peserta Ikuti Bimtek Manajemen Pengungsi TRC Penanggulangan Bencana Kalteng

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Wagub Edy Pratowo: Pemasyarakatan Berperan Mencetak Warga Binaan yang Produktif dan Mandiri

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menghadiri acara...

Pemprov Kalteng Komitmen Perluas Jejaring Pengendalian TBC hingga Komunitas

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan Provinsi...