Home Kalteng Kepala DP3APPKB Linae Victoria Aden : Perempuan dan Anak Memiliki Peran dan Pengaruh yang Cukup Besar Dalam Pembangunan
KaltengPemprov Kalteng

Kepala DP3APPKB Linae Victoria Aden : Perempuan dan Anak Memiliki Peran dan Pengaruh yang Cukup Besar Dalam Pembangunan

Share
Kepala DP3APPKB Linae Victoria Aden saat membuka Pelatihan Manajemen Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Tahun 2024.(Photo/elvi)
Share

PALANGKA RAYA. Kaltengtimes.co.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden mengatakan, perempuan dan anak memiliki peran dan pengarusd yang cukup besar dalam upaya pembangunan. Hal tersebut dikatakan Lina dalam sambutannya saat menghadiri Pelatihan Manajemen Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Tahun 2024, Senin (22/04/24), bertempat di Meeting Room Crown Aquarius Boutique Hotel. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari, yaitu tanggal 22 – 23 April 2024.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas P3APPKB Linae Victoria Aden saat membuka acara tersebut menuturkan perand an pengaruh perempuan dan anak dalam pembangunan tentunya tidak hanya bersifat jangka pendek namun juga jangka panjang dalam menciptakan generasi yang tangguh, berkualitas, berakhlak dan berdaya saing di masa depan. “Maraknya kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan masyarakat dan adanya keengganan masyarakat untuk melapor, hal ini dikarenakan berbagai faktor dan alasan. Namun demikian, petugas pemberi layanan bagi perempuan dan anak harus siap dalam membantu dan menangani korban dalam setiap laporan kasus yang diterima,” jelasnya.

“Perlu diketahui bahwa saat seseorang menjadi korban kekerasan, maka ia butuh untuk segera ditangani dan menerima pelayanan untuk memulihkan dampak maupun layanan pendampingan lainnya sesuai dengan yang dibutuhkan oleh korban, sehingga dampak yang lebih buruk dapat dicegah. Oleh karena itu, dalam melakukan penanganan kasus kekerasan membutuhkan keterampilan serta pemahaman yang tepat dari para petugas pemberi layanan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Linae berharap dari kegiatan ini nantinya para petugas yang memberikan layanan bagi korban kekerasan, khususnya di UPTD PPA, menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki pemahaman yang tepat serta terampil dalam memberikan layanan, sehingga penanganan korban kekerasan menjadi lebih maksimal. “Diperlukan upaya bersama untuk membangun integrasi kerja layanan penanganan korban kekerasan melalui peningkatan kapasitas sumber daya lembaga penyedia layanan penanganan bagi perempuan korban kekerasan. Dengan memiliki pemahaman yang tepat mengenai isu kekerasan serta pengetahuan akan apa hal yang tepat untuk dilakukan saat menangani kasus kekerasan akan sangat membantu korban dalam mengatasi permasalahan yang dihadapinya,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Narasumber dari Kejaksaan Negeri Palangka Raya Maina Mustika, dari RENAKTA Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Faujiah, dari DPC PERADI Palangka Raya Kartika Candrasari, dari HIMPSI Wilayah Kalimantan Tengah Ari Pamungkas, dan Pejabat Administrator lingkup Dinas P3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah serta para Petugas di UPT PPA di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Tengah.(red)

 

Share
Related Articles

KSBN Kalteng Resmi Dikukuhkan, Gubernur Kalteng Harapkan Peran Aktif Jaga Warisan Budaya

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Seni Budaya Nusantara...

45 Peserta Ikuti Bimtek Manajemen Pengungsi TRC Penanggulangan Bencana Kalteng

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana...

Wagub Edy Pratowo: Pemasyarakatan Berperan Mencetak Warga Binaan yang Produktif dan Mandiri

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menghadiri acara...

Pemprov Kalteng Komitmen Perluas Jejaring Pengendalian TBC hingga Komunitas

Palangka Raya, Kaltengtimes.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan Provinsi...