Pj Bupati Barsel Lisda Arriyana saat sambutan launching dua aplikasi. (Istimewa)
BUNTOK, kaltengtimes.co.id– Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan (Barsel) Lisda Arriyana, S.Sos secara resmi melaunching aplikasi sistem informasi data statistik sektoral (SIDSS) dan aplikasi layanan sistem Whistleblowing System (LSWS) , Senin 13 Juni 2022 di aula Kantor Bupati setempat.
Dalam sambutannya Lisda Arriyana mengatakan, penyelenggaraan pemerintah yang berbasis elektronik ini merupakan suatu keharusan di era sekarang ini yang telah ditegaskan melalui Peraturan Presiden RI Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
Oleh karena itu, semua urusan yang berkaitan dengan pemerintah, pembangunan dan pelayanan publik sudah mengarah pada sistem elektronik yang diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tugas pemerintah.
“Kemudian juga statistik, merupakan salah satu urusan yang wajib bagi pemerintah daerah berkaitan dengan dasar yang beberapa waktu terakhir kurang mendapat perhatian,” katanya.
Menurut Lisda Arriyana, aplikasi ini tidak akan berjalan dengan baik apabaila perangkat daerah selaku produsen tidak mengupload data secara berkala dan memasukan data yang valid. Oleh karena itu, kepada semua produsen data agar betul-betul meng-entry data yang menjadi tanggung jawab masing-masing.
“Selalu berkoordinasi dengan tim pengelola aplikasi untuk meningkatkan kualitas dan kuantintas data sektoral, sehingga aplikasi ini bukan hanya sekedar untuk memuat data statistik sektoral biasa namun dapat menjadi basis data kabupaten secara digital,” jelasnya.
Lisda juga mengapresiasi kepada pihak Inspektorat Kabupaten Barsel yang telah menyediakan layanan aplikasi sistem penanganan pengaduan Whisleblowing Sytem, karena dengan melalui layanan ini akan memberikan kesempatan kepada masyarakat di daerah untuk berpartisipasi dalam pencegahan dan pelaporan tindak pidana korupsi.
“Tentunya kita berharap kepada seluruh ASN agar benar-benar menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik pula dimulai dari sistem perencanaan, sistem pelaksanaan, sistem pelaporan sampai evaluasi sehingga tata kelola pemerintahan yang baik akan benar-benar terwujud,” tutup Lisda Arriyana. red




