Home Kalteng Kotawaringin Barat 45 Nakes RSSI Pangkalan Bun Terpapar Covid, Pasien Membludak
Kotawaringin Barat

45 Nakes RSSI Pangkalan Bun Terpapar Covid, Pasien Membludak

Share
Dirut RSUD Sultan Imanuddin Kabupaten Kotawaringin Barat dr Fahruddin
Dirut RSUD Sultan Imanuddin Kabupaten Kotawaringin Barat dr Fahruddin
Share

PANGKALAN BUN, kaltengtimes.co.id – Direktur Utama RSUD Sultan Imanuddin Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimatan Tengah, dr Fahruddin membenarkan bahwa pihaknya mulai kewalahan menangani pasien terkonfirmasi COVID-19, karena jumlahnya terus meningkat bahkan membludak.

Sebanyak 45 tenaga kesehatan yang bekerja di RSUD Sultan Imanuddin pun terpapar COVID-19 dan sedang menjalani karantina, kata Fahruddin di Pangkalan Bun, Jumat (9/7/2021).

“Mereka (tenaga kesehatan) terpapar bukan karena tidak disiplin protokol kesehatan, tapi kelelahan yang disebabkan pasien Covid-19 terus meningkat,” beber dia.

Menurut dia, penularan COVID-19 di Kobar sudah sangat mengkhawatirkan. Sebab, sampai saat ini jumlah pasien positif COVID-19 yang menjalani perawatan di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun sudah mencapai 147 orang.

Fahruddin mengatakan akibat membludaknya jumlah pasien COVID-19, membuat ruang isolasi yang disediakan di RSUD, sudah tidak mampu lagi menampung. Alhasil, ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Sultan Imanuddin terpaksa difungsikan untuk menangani pasien COVID-19.

“Kami mendesak pemerintah daerah segera membuka perluasan ruang isolasi, dan menyiapkan sekaligus menambah tenaga kesehatan,” ucapnya.

Dirinya pun mengingatkan masyarakat di Kobar, agar lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Sebab, angka kematian pasien COVID-19 di Kobar pun terus bertambah.

“Sampai saat ini, angka kematian pasien COVID-19 di Kobar mencapai 110 orang atau 2,3 persen. Angka itu mendekati angka kematian pasien COVID-19 dunia,” demikian Fahruddin.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kotawaringin Barat Ahmadi Riansyah mengatakan, apabila kondisi ini dibiarkan dan tidak ada kesadaran dari semua pihak untuk disiplin dan menjalankan protokol kesehatan, bukan tidak mungkin semua tenaga kesehatan yang ada di RSUD SUltan Imanuddin benar-benar terpapar COVID-19.

“Jika tenaga medis semua tumbang, semua terkonfirmasi positif, siapa lagi yang bisa merawat keluarga kita ketika terkonfirmasi positif Covid-19. Tak ada kata lain, kita harus disiplin menjalankan protokol kesehatan,” kata Ahmadi. (antara)

Share
Related Articles

Jaringan Narkoba Kalbar–Kobar Terbongkar, Tiga Pelaku Ditangkap

PANGKALAN BUN, Kaltengtimes.co.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Barat berhasil menggagalkan...

Gerakan Mahasiswa Marhaenis Indonesia di Bumi Marunting Batu Aji Resmi di Bentuk

PANGKALAN BUN, Kaltengtimes.co.id - Salah satu kampus di Kotawaringin Barat yaitu Universitas...

Gubernur Agustiar dan Raffi Ahmad Jadi Magnet Jalan Sehat di Pangkalan Bun

PANGKALAN BUN, Kaltengtimes.co.id - Ribuan warga tumpah ruah memadati jalanan Kota Pangkalan...